Aktivitas pelayaran di Selat Hormuz lumpuh sejak awal perang pada akhir Februari. Hal tersebut menghambat pasokan minyak mentah, gas alam, dan bahan bakar global.
“Optimisme atas kesepakatan yang akan segera terjadi antara AS dan Iran telah memudar, mendorong harga minyak mentah lebih tinggi,” kata Kepala Strategi Komoditas ING Group NV Warren Patterson.
“Kekhawatiran kemungkinan akan meningkat kembali terkait potensi eskalasi, yang membuka peluang kenaikan harga lebih lanjut," katanya. (Wahyu Dwi Anggoro)