"Beberapa hari dan pekan ke depan akan memberikan gambaran yang lebih jelas mengenai tingkat ekspor minyak yang dapat dipertahankan dari kawasan di tengah pemberlakuan blokade ganda," ujarnya dalam sebuah catatan riset, dikutip Reuters.
Ia menambahkan, pasar minyak masih terlalu tenang dalam menilai potensi dampak terhadap persediaan minyak global.
Menurutnya, berbeda dengan awal perang, stok minyak saat ini berada pada level paling ketat dalam lima tahun terakhir sehingga gangguan pasokan berpotensi memberikan dampak yang lebih besar terhadap harga. (Aldo Fernando)
Disclaimer: Keputusan pembelian/penjualan saham sepenuhnya ada di tangan investor.