Aktivitas perdagangan relatif sepi, seiring Shanghai Futures Exchange tutup hingga Rabu dalam rangka libur Hari Buruh.
Menurut Reuters, harga tembaga tetap mendekati rekor tertinggi, didorong aliran dana spekulatif ke sektor logam dan pertambangan serta kekhawatiran pemangkasan produksi akibat kekurangan asam sulfat. Kondisi ini dipicu oleh penutupan jalur strategis Selat Hormuz.
Namun, konflik di Timur Tengah juga berisiko menekan permintaan logam karena berpotensi mengganggu perekonomian global.
Harga minyak mentah Brent sempat melampaui USD126 per barel pada Kamis sebelum turun ke sekitar USD111 pada Jumat pagi.
Iran juga mengancam akan melancarkan “serangan panjang dan menyakitkan” terhadap posisi AS jika Washington kembali melakukan serangan.