"Informasi dan fakta material tersebut tidak akan berdampak signifikan terhadap kegiatan operasional, hukum, kondisi keuangan atau kelangsungan usaha perseroan," ujar dia.
Sekedar informasi, saham RONY kena suspensi Bursa Efek Indonesia (BEI) mulai hari ini, Kamis (19/12) di Pasar Reguler dan Pasar Tunai.
Bursa menggembok perdagangan saham perseroan karena telah terjadi peningkatan harga kumulatif yang signifikan.
Saham RONY berakhir melompat tinggi 12,73 persen ke Rp1.815 pada Rabu (18/12). Dalam sepekan, saham RONY itu naik 12,73 persen dan meroket 353,75 persen dalam sebulan.
(Fiki Ariyanti)