Pada tahun depan, pertumbuhan permintaan minyak diperkirakan kembali meningkat menjadi 2 juta barel per hari seiring normalisasi arus perdagangan, penurunan harga minyak, dan membaiknya prospek ekonomi global.
Amerika Serikat dan Iran telah mencapai kesepakatan awal untuk mengakhiri konflik, dengan penandatanganan resmi dijadwalkan pada Jumat.
Meski rincian lengkap kesepakatan belum diungkap, The Wall Street Journal melaporkan bahwa perjanjian tersebut mencakup pengecualian sanksi AS terhadap penjualan minyak Iran serta pencabutan blokade dari kedua negara di Selat Hormuz.
Harga minyak mentah Brent, yang menjadi acuan global, turun di bawah USD80 per barel pada Rabu.
Sementara itu, kontrak berjangka West Texas Intermediate (WTI) melemah ke sekitar USD75 per barel.