Pelaku pasar kini memperkirakan pemulihan penuh membutuhkan waktu berbulan-bulan karena perusahaan pelayaran masih menghadapi berbagai tantangan logistik dan keamanan, mulai dari penempatan ulang kapal, pengaturan jadwal pelabuhan, hingga perlindungan asuransi.
IEA memperkirakan pasokan minyak global turun 3,9 juta barel per hari tahun ini karena sekitar seperlima pasokan minyak dunia tertahan di kawasan Teluk Persia.
Namun, produksi diperkirakan kembali meningkat hingga 8 juta barel per hari pada tahun depan.
Pada Mei, produksi global tercatat 13,6 juta barel per hari di bawah tingkat sebelum perang. Ekspor minyak dari negara-negara Teluk turun 1,1 juta barel per hari dan hampir 15 juta barel per hari lebih rendah dibandingkan level Februari.
Ekspor minyak Iran menjadi salah satu yang paling terdampak akibat blokade Amerika Serikat, dengan penurunan 1,4 juta barel per hari menjadi hanya 230.000 barel per hari.