Kemudian, PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI), PT Mayora Indah Tbk (MYOR), PT Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF), dan PT Adi Sarana Armada Tbk (ASSA).
Secara sektoral, Arief memandang sektor telekomunikasi berpotensi menjadi pemimpin penguatan seiring konsolidasi industri dan disiplin harga yang semakin baik.
Trafik data seluler diproyeksikan meningkat hingga empat kali lipat pada 2030, didorong oleh digitalisasi dan konsumsi video.
Sebaliknya, Arief menilai sektor konsumer masih menghadapi tekanan akibat melemahnya daya beli, kenaikan harga bahan bakar, serta pelemahan rupiah yang meningkatkan biaya impor.
Sementara itu, sektor perbankan dinilai relatif tangguh dengan prospek netral hingga positif, didukung oleh suku bunga yang lebih tinggi serta likuiditas pemerintah yang membantu menahan biaya dana. (Aldo Fernando)
Disclaimer: Keputusan pembelian/penjualan saham sepenuhnya ada di tangan investor.