Dari eksternal, pasar masih menunggu sejumlah data ekonomi Amerika Serikat (AS), termasuk inflasi Personal Consumption Expenditures (PCE) dan data tenaga kerja, yang dapat memberikan petunjuk mengenai arah kebijakan suku bunga Federal Reserve (The Fed).
Sementara itu, penguatan dolar AS dan pelemahan rupiah masih menjadi faktor yang membatasi ruang penguatan IHSG.
Karena itu, kenaikan indeks pada perdagangan hari ini masih membutuhkan konfirmasi lebih lanjut.
Jika faktor pendukung mulai menguat, BRI Danareksa Sekuritas melihat peluang technical rebound berkembang menjadi pemulihan yang lebih kuat.
Namun, tanpa dukungan arus dana dan perbaikan sentimen, kenaikan IHSG berisiko hanya menjadi pantulan sementara setelah koreksi tajam. (Aldo Fernando)
Disclaimer: Keputusan pembelian/penjualan saham sepenuhnya ada di tangan investor.