AALI
12225
ABBA
192
ABDA
6250
ABMM
3010
ACES
985
ACST
159
ACST-R
0
ADES
5825
ADHI
695
ADMF
8075
ADMG
179
ADRO
3130
AGAR
330
AGII
1985
AGRO
920
AGRO-R
0
AGRS
124
AHAP
62
AIMS
244
AIMS-W
0
AISA
156
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
935
AKRA
1015
AKSI
350
ALDO
895
ALKA
304
ALMI
294
ALTO
195
Market Watch
Last updated : 2022/05/25 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
543.68
0.08%
+0.41
IHSG
6909.59
-0.07%
-4.55
LQ45
1016.95
0.1%
+1.02
HSI
20122.40
0.05%
+10.30
N225
26692.77
-0.21%
-55.37
NYSE
15080.98
0.3%
+45.11
Kurs
HKD/IDR 1,866
USD/IDR 14,657
Emas
879,213 / gram

IHSG Disinyalir Melesat, Bersiap Pertahankan Pola Bullish

MARKET NEWS
Anggie Ariesta
Senin, 24 Januari 2022 09:15 WIB
Bursa Amerika Serikat ditutup turun tajam pada perdagangan pekan lalu, sebalikya IHSG malah ditutup naik signifikan.
IHSG Disinyalir Melesat, Bersiap Pertahankan Pola Bullish
IHSG Disinyalir Melesat, Bersiap Pertahankan Pola Bullish

IDXChannel - Bursa Amerika Serikat ditutup turun tajam pada perdagangan pekan lalu, membawa indeks Nasdaq terburuk sejak 2020. Sebaliknya, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kita malah ditutup naik signifikan.

Founder Stock Up, Kefas Evander melihat, IHSG kita sendiri dalam fase konsolidasi sejak bulan November 2021 kemarin.

"Jadi sebenernya mau dibilang sudah bullish pun terasa masih belum, meskipun seminggu lalu banyak mengalami penguatan. Nah kalo kita lihat global, bursa Asia dibuka dengan banyak net outflow untuk foreign nya, di market kita mungkin bisa terjadi," ujar Kefas dalam Power Breakfast IDX, Senin (24/1/2022).

Menurut Kefas, akan tetapi meskipun market Indonesia sedang konsolidasi, artinya sideways. Pada hari Jumat, market sudah sampai level resisten yaitu 6.700an.

"Memang sangat rawan untuk aksi profit taking, akan tetapi kalau memang sampai ada profit taking, market kita sangat kuat di level 6.550," katanya.

Jika IHSG bisa tembus di level 6.700 selama 3 hari itu baru bisa dikatakan sepertinya IHSG bisa melanjutkan bullishnya.

Sedangkan sentimen The Fed memang rencana menaikkan suku bunga, lanjut Kefas, kemungkinan besar secara teori akan ada outflow keluar emerging market akan sangat ada.

"Karena ketika mereka menaikkan suku bunga, USD akan menguat maka rupiah melemah, kemungkinan ada capital outflow dari emerging market salah satunya Indonesia," jelas dia.

Akan tetapi, market Indonesia sendiri juga bukan berarti sentimen tersebut terjadi market sudah diantisipasi, sebab kebijakan kenaikan suku bunga ini sudah digaungkan dari tahun 2020.

Saham-saham yang bisa jadi pilihan diantaranya:
BBRI 4.130 - 4.460 BUY
TUGU 1.590 - 1.800 BUY
MTEL 775 - 835 BUY
FREN 83 - 98 BUY

(NDA) 

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD