IDXChannel - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) masih melanjutkan koreksinya sebesar 1,61 persen ke 7.022 dan masih didominasi oleh tekanan jual.
Dikutip dari riset MNC Sekuritas Selasa (17/3/2026), diperkirakan, posisi IHSG saat ini sedang berada pada bagian dari wave (v) dari wave [c] dari wave A pada label hitam atau wave (2) pada label merah.
Hal tersebut berarti, terdapat kemungkinan IHSG masih akan melanjutkan koreksinya ke rentang 6.745-6.887. Adapun area penguatan terdekat berada di 7.115-7.176. Support: 6.843, 6.745 san resistance: 7.117, 7.239
Berikut saham-saham yang direkomendasi MNC Sekuritas:
BBCA - Buy on Weakness
BBCA terkoreksi 1,82 persen ke Rp6.750 dan disertai dengan munculnya tekanan jual. Kami memperkirakan, posisi BBCA saat ini sedang berada pada bagian dari wave (y) dari wave [ii].
Buy on Weakness: Rp6.600-6.700
Target Price: Rp6.925, Rp7.275
Stoploss: below Rp6.525
INDY - Buy on Weakness
INDY terkoreksi 6,08 persen ke Rp3.400 dan disertai dengan munculnya tekanan jual. Saat ini, posisi INDY diperkirakan sedang berada pada bagian dari wave C dari wave (A) pada label hitam atau dari wave (4) pada label merah.
Buy on Weakness: Rp3.050-3.360
Target Price: Rp3.710, Rp4.090
Stoploss: below Rp2.930
SUPA - Buy on Weakness
SUPA menguat 1,23 persen ke Rp825 dan disertai dengan munculnya volume pembelian. Diperkirakan, posisi pergerakan SUPA sedang berada di akhir wave (5) dari wave [C].
Buy on Weakness: Rp780-815
Target Price: Rp860, Rp955
Stoploss: below Rp745
TINS - Spec Buy
TINS terkoreksi 4,72 persen ke Rp3.230 dan masih didominasi oleh tekanan jual. Selama TINS masih mampu berada di atas Rp3.010 sebagai stoplossnya, diperkirakan posisi TINS saat ini sedang berada di akhir wave 2 dari wave (5).
Spec Buy: Rp3.080-3.210
Target Price: Rp3.530, Rp4.040
Stoploss: below Rp3.010
(kunthi fahmar sandy)