Menurut Phintraco Sekuritas, efektifnya rebalancing indeks MSCI pada penutupan perdagangan Jumat (29/5/2026) berpotensi memicu penyesuaian portofolio oleh manajer investasi global yang mengikuti indeks tersebut.
Kondisi ini dinilai dapat mendorong aksi jual signifikan, terutama pada saham-saham yang dikeluarkan dari indeks MSCI, sekaligus meningkatkan volatilitas pasar.
Phintraco mencatat saham yang dikeluarkan dari MSCI Global Standard Index meliputi AMMN, BRPT, TPIA, CUAN, dan DSSA. Sementara AMRT turun kelas dari MSCI Global Standard ke MSCI Small Cap Index.
Sementara, saham yang dikeluarkan dari MSCI Small Cap Index yakni ANTM, AALI, BANK, BSDE, DSNG, SIDO, MIDI, MIKA, MSIN, TKIM, APIC, SSMS, dan TAPG.
Senada, BRI Danareksa Sekuritas juga menilai, saham yang keluar dari indeks MSCI berpotensi mengalami tekanan jual akibat aksi rebalancing fund asing dan ETF berbasis MSCI. Volatilitas pasar juga diperkirakan meningkat menjelang akhir Mei seiring penyesuaian portofolio investor institusi.