IDXChannel - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) atau USD ditutup melemah pada akhir perdagangan Kamis (29/1/2026), yakni dengan mecatatkan penurunan 33 poin atau sekitar 0,20 persen ke level Rp16.755 per USD.
Pengamat Pasar Uang Ibrahim Assuaibi mengatakan, pelemahan rupiah ini salah satunya didorong sentimen eksternal yaitu Presiden AS Donald Trump sedang mempertimbangkan serangan besar terbaru terhadap Iran setelah negosiasi mengenai program nuklir dan produksi rudal negara itu terhenti.
“Laporan ini muncul setelah Trump mengerahkan beberapa kapal ke Timur Tengah, dan mengancam akan melakukan aksi militer yang dia sebut sebagai potensi dukungan terhadap protes nasional di Iran,” ujarnya dalam risetnya.
Tindakan AS lebih lanjut terhadap Iran dapat meningkatkan ketegangan di Timur Tengah, dengan Iran telah bersumpah akan melakukan pembalasan yang keras terhadap tindakan tersebut. Selain itu, tuntutan Trump atas Greenland juga semakin memperkuat tren ini, meskipun ia terlihat meredam retorikanya dalam beberapa minggu terakhir.