Dia menerangkan, konflik global semakin memanas setelah laporan penenggelaman kapal perang Iran oleh kapal selam AS di dekat Sri Lanka, yang berisiko memutus jalur pelayaran komersial di Selat Hormuz. Hal ini memicu kekhawatiran gangguan pasokan energi global yang justru menjadi katalis bagi saham-saham sektor komoditas dan energi.
Merespons fluktuasi pasar, David merekomendasikan strategi trading pada sejumlah saham yang berpotensi breakout serta pemanfaatan instrumen Reksa Dana ETF:
- Buy DAAZ (Target: Rp4.200): Memiliki rantai nilai mineral komprehensif dan tren jangka pendek di atas MA5.
- Buy on Pullback ELSA (Target: Rp900): Terpapar sentimen positif kenaikan harga minyak dunia; area entry disarankan di level Rp810 (MA20).
- Buy on Breakout SIMP (Target: Rp685): Didorong kenaikan harga sawit (CPO) dan potensi menembus area resistansi teknikal.
- Buy Reksa Dana Premier ETF Indonesia Consumer (XIIC): Sebagai bagian dari Power Fund Series, XIIC diuntungkan oleh lonjakan harga minyak WTI yang menembus USD77 per barel akibat eskalasi konflik di Teluk Persia.
(Dhera Arizona)