Asing Cetak Arus Keluar 3 Tahun Beruntun
Tekanan pasar juga tercermin dari aksi investor asing yang terus mencatatkan arus keluar dalam tiga tahun terakhir. Hingga Mei 2026, investor asing membukukan jual bersih sebesar Rp64,6 triliun, lebih besar dibandingkan arus keluar saat pandemi Covid-19 yang mencapai Rp61 triliun.
"Arus keluar asing terbesar terjadi pada sektor perbankan sebesar Rp52 triliun, dengan total outflow sejak 2024 mencapai Rp154 triliun," tulis Jovent dan Axel.
Selain sektor bank, aksi jual asing juga terjadi pada saham batu bara sebesar Rp3,5 triliun dan sektor kebutuhan pokok (staples) sebesar Rp2,9 triliun.
Sementara itu, sektor logam mengalami tekanan besar khususnya pada Mei 2026 dengan arus keluar Rp2,4 triliun akibat kekhawatiran terhadap kebijakan royalti, pajak ekspor, pajak windfall, dan skema gross split.
Kebijakan Lebih Jelas Jadi Pemicu Rebound
Menurut Indo Premier, pemulihan IHSG dalam sepekan terakhir didorong oleh membaiknya persepsi pasar terhadap sejumlah isu kebijakan.