Sementara itu, bagi investor jangka panjang, koreksi pasar seperti saat ini justru dapat menjadi peluang untuk mengakumulasi saham-saham berkualitas pada harga yang lebih menarik.
Lebih lanjut, pelaku pasar perlu mencermati beberapa faktor utama yang akan menentukan arah IHSG. Di antaranya adalah durasi konflik geopolitik di Timur Tengah dan dampaknya terhadap harga minyak.
Kemudian kemampuan pemerintah menjaga defisit fiskal tetap di bawah 3 persen terhadap PDB, serta progres reformasi pasar modal Indonesia menjelang tenggat evaluasi MSCI pada Mei 2026.
(DESI ANGRIANI)