AALI
10000
ABBA
226
ABDA
7050
ABMM
850
ACES
1450
ACST
256
ACST-R
0
ADES
1645
ADHI
1060
ADMF
8025
ADMG
161
ADRO
1200
AGAR
420
AGII
1040
AGRO
865
AGRO-R
0
AGRS
510
AHAP
69
AIMS
490
AIMS-W
0
AISA
250
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
595
AKRA
3170
AKSI
720
ALDO
825
ALKA
236
ALMI
242
ALTO
326
Market Watch
Last updated : 2021/05/18 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
461.96
-0.19%
-0.89
IHSG
5834.39
0.01%
+0.53
LQ45
868.39
-0.13%
-1.11
HSI
28593.81
1.42%
+399.72
N225
28406.84
2.09%
+582.01
NYSE
16422.96
0.05%
+7.60
Kurs
HKD/IDR 1,836
USD/IDR 14,270
Emas
857,957 / gram

IHSG Menguat 0,48 Persen Berkat Surplus Neraca Dagang

MARKET NEWS
Oktiani/Koran Sindo
Kamis, 15 April 2021 18:37 WIB
Indeks Harga Saham Gabungan kembali mengalami penguatan pada penutupan perdagangan yang berlangsung sore ini. Indeks ditutup menguat 0,48 persen.
IHSG Menguat 0,48 Persen Berkat Surplus Neraca Dagang. (Foto: MNC Media)

IDXChannel - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali mengalami penguatan pada penutupan perdagangan yang berlangsung sore ini. Indeks ditutup menguat 0,48 persen atau naik 29,22 poin ke level 6.079,5.

Adapun sektor pendorong indeks hari ini antara lain sektor agrikultur (2,19 persen), sektor perdagangan (1,01 persen), dan sektor industri dasar & kimia (1 persen).

Research Analyst MNC Sekuritas, Aqil Triyadi, mengatakan, penguatan IHSG hari ini didorong oleh data neraca perdagangan pada bulan Maret 2021 yang kembali surplus sebesar USD1,57 miliar. Ekspor pada Maret 2021 tercatat USD18,35 atau tumbuh 30,47 persen secara year on year (yoy).

"Nilai ekspor tersebut lebih tinggi dari konsensus. Di sisi lain, nilai impor pada Maret juga meningkat di atas konsensus. Namun yang menjadi kekhawatiran investor sendiri adalah neraca dagang ini masih di bawah konsensus walaupun impor dan ekspor naik," ujarnya pada closing market IDX Channel, Kamis (15/4/2021).

Dia melanjutkan, penguatan IHSG hari ini juga didorong oleh aksi beli investor asing. Investor asing melakukan net buy sebesar Rp291,41 miliar di seluruh pasar. 

"Net buy ini menjadi salah satu pendorong market hari ini," ungkapnya.

Menurut dia, pergerakan IHSG hari ini belum terlalu kuat untuk menuju ke level resisten yang diperkirakan berada di level 6.113. Level tertinggi IHSG pada hari ini hanya mampu mencapai 6.079.5.

"Untuk itu kami memperkirakan masih rawan untuk terjadinya koreksi dalam beberapa hari ke depan. Bahkan di minggu depan diprediksi IHSG tidak mampu tembus ke atas level 6.100 bahkan ke level 6.200," tuturnya. (TYO)

Rekomendasi Berita
Berita Terkait
link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD