Tekanan juga masih terlihat dari arus dana asing. Sepanjang tahun berjalan, pasar saham Indonesia mencatat net foreign outflow sekitar USD2,5 miliar, termasuk arus keluar USD574 juta dalam periode terbaru.
Saham perbankan besar seperti BMRI dan BBCA menjadi sasaran jual asing, bersama ANTM. Sebaliknya, investor asing mulai melakukan bottom-fishing pada saham sektor tambang seperti MDKA, BUMI, dan ADRO.
BRI Danareksa menilai rebound pasar belakangan ini kemungkinan lebih banyak ditopang oleh pembelian investor domestik, mengingat arus keluar asing pada Jumat pekan lalu lalu masih mencapai sekitar Rp1 triliun dalam sehari.
Dalam sepekan ke depan, pasar akan mencermati sejumlah sentimen utama, termasuk rebalancing MSCI pada 29 Mei yang melibatkan saham BREN, DSSA, AMMN, TPIA, dan CUAN, implementasi awal kebijakan ekspor BUMN pada 1 Juni, serta dampak kenaikan suku bunga terhadap net interest margin (NIM) sektor perbankan. (Aldo Fernando)
Disclaimer: Keputusan pembelian/penjualan saham sepenuhnya ada di tangan investor.