Untuk memperkuat ekosistem pasar modal, BEI menempuh sejumlah langkah strategis. Pada Selasa (1/9/2026), BEI menandatangani Memorandum of Understanding (MoU) dengan AlpacaDB, Inc. (Alpaca) untuk menjajaki konektivitas pasar modal lintas negara melalui mekanisme Penyaluran Amanat Luar Negeri (PALN).
BEI juga terus memperluas pipeline calon emiten, salah satunya lewat Workshop Go Public di Bandung pada Senin (31/8/2026) bersama Kementerian UMKM dan BRI untuk mendorong perusahaan skala menengah naik kelas.
Selain itu, pemerataan edukasi keuangan terus digencarkan melalui Sosialisasi dan Edukasi Pasar Modal Terpadu (SEPMT) 2026 di Ternate, Maluku Utara, pada 2–4 September 2026, yang dirangkaikan dengan peresmian Galeri Investasi Edukasi serta penyaluran program Corporate Social Responsibility (CSR).
Memasuki pekan berikutnya, pasar modal Indonesia bakal menggelar Public Expose Live 2026 pada 7-11 September 2026 secara virtual dalam rangka memperingati HUT ke-49 Pasar Modal Indonesia. Agenda tahunan yang terbuka secara gratis bagi masyarakat itu akan menghadirkan 45 Perusahaan Tercatat guna memaparkan kinerja, strategi, dan prospek bisnis secara langsung.
(Rahmat Fiansyah)