AALI
12250
ABBA
193
ABDA
6250
ABMM
3040
ACES
985
ACST
159
ACST-R
0
ADES
5850
ADHI
690
ADMF
8050
ADMG
179
ADRO
3140
AGAR
330
AGII
1995
AGRO
920
AGRO-R
0
AGRS
124
AHAP
62
AIMS
244
AIMS-W
0
AISA
156
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
930
AKRA
1025
AKSI
350
ALDO
895
ALKA
304
ALMI
0
ALTO
195
Market Watch
Last updated : 2022/05/25 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
544.52
0.23%
+1.25
IHSG
6924.18
0.15%
+10.04
LQ45
1018.42
0.25%
+2.49
HSI
20122.40
0.05%
+10.30
N225
26692.77
-0.21%
-55.37
NYSE
15080.98
0.3%
+45.11
Kurs
HKD/IDR 1,866
USD/IDR 14,657
Emas
879,213 / gram

IHSG Sesi I Hari Ini Ditutup Anjlok, Seluruh Indeks Sektoral Jatuh

MARKET NEWS
Dinar Fitra Maghiszha
Selasa, 25 Januari 2022 11:58 WIB
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) hari ini ditutup terbenam -97,86 poin aau -1,47% di 6.557,30 pada perdagangan sesi pertama Selasa (25/1/2022).
IHSG Sesi I Hari Ini Ditutup Anjlok, Seluruh Indeks Sektoral Jatuh
IHSG Sesi I Hari Ini Ditutup Anjlok, Seluruh Indeks Sektoral Jatuh

IDXChannel -  Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) hari ini ditutup terbenam -97,86 poin aau -1,47% di 6.557,30 pada perdagangan sesi pertama Selasa (25/1/2022).

Untuk kedua kalinya pada pekan ini, IHSG terlihat tak kuasa menahan aksi jual investor hingga membuatnya berjalan mundur ke luar area psikologis menuju 6.500an. Sepanjang sesi satu ini, indeks bergerak di bawah level penutupan kemarin dengan range di 6.632,95 - 6.538,07.

Penurunan siang ini membawa indeks melemah -0,86% dalam sepekan dan mendekati level titik terendahnya sepekan terakhir di 6.538,07, dan area terendah sebulan terakhir di 6.534,27.

Selama sesi pertama, terdapat 434 saham melemah, 112 menguat dan 122 lainnya stagnan. Nilai transaksi perdagangan mencapai Rp7,31 triliun dari 14,70 miliar lembar saham yang diperdagangkan.

Menyusul IHSG, indeks LQ45 tertekan -1,26% ke 937,48, indeks JII turun -1,31% ke 552,85, indeks IDX30 anjlok -1,27% ke 501,40, dan indeks MNC36 merosot -1,18% ke 317,56.

Seluruh indeks sektoral terpantau berada di zona merah yakni transportasi -1,92%, teknologi -2,25%, properti -0,76%, nonsiklikal -0,62%, infrastruktur -1,06%, industri -1,36%, kesehatan -0,67%, keuangan -2,36%, energi -1,50%, siklikal -1,52%, dan bahan baku -1,52%.

Sejalan dengan koreksi market, investor asing terpantau melakukan net-sell secara akumulatif sebesar Rp161,43 miliar, mencakup aksi profit taking Rp173,01 miliar di pasar reguler dan net-buy Rp11,58 miliar di pasar negosiasi-tunai.

Penjualan asing di pasar reguler antara lain PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) Rp130,2 miliar, PT Bank Jago Tbk (ARTO) Rp110,6 miliar, dan Bank Central Asia Tbk (BBCA) Rp93,6 miliar.

Sementara net-buy asing yakni PT Adaro Energy Tbk (ADRO) Rp62,2 miliar, PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) Rp31,2 miliar, dan PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM) Rp14,7 miliar.

Saham-saham yang masuk top gainers, yaitu PT Autopedia Sukses Lestari Tbk (ASLC) naik 25,00% di Rp320, PT Golden Eagle Energy Tbk (SMMT) melesat 24,87% di Rp492, dan PT MNC Kapital Indonesia Tbk (BCAP) melejit 22,22% di Rp88.

Adapun saham-saham yang masuk top losers antara lain, saham PT Bank Ganesha Tbk (BGTG) turun -6,96% di Rp214, PT Bank Neo Commerce Tbk (BBYB) anjlok -6,87% di Rp1.830, dan PT Multipolar Tbk (MLPL) melemah -6,80% di Rp192. 

(NDA)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD