AALI
12175
ABBA
187
ABDA
6250
ABMM
3020
ACES
980
ACST
159
ACST-R
0
ADES
5800
ADHI
690
ADMF
8050
ADMG
179
ADRO
3120
AGAR
330
AGII
1985
AGRO
920
AGRO-R
0
AGRS
125
AHAP
62
AIMS
244
AIMS-W
0
AISA
154
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
920
AKRA
1015
AKSI
350
ALDO
895
ALKA
292
ALMI
290
ALTO
196
Market Watch
Last updated : 2022/05/25 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
540.41
-0.53%
-2.86
IHSG
6878.83
-0.51%
-35.32
LQ45
1011.28
-0.46%
-4.65
HSI
20079.32
-0.16%
-32.78
N225
26713.08
-0.13%
-35.06
NYSE
15290.38
1.69%
+254.51
Kurs
HKD/IDR 1,866
USD/IDR 14,657
Emas
876,842 / gram

IHSG Sesi I Tergelincir 0,18 Persen di 6.588

MARKET NEWS
Dinar Fitra Maghiszha
Kamis, 27 Januari 2022 12:14 WIB
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada sesi pertama perdagangan hari ini ditutup tergelincir -12,00 poin atau -0,18 persen di di 6.588,81.
IHSG Sesi I Tergelincir 0,18 Persen di 6.588 (FOTO: MNC Media)
IHSG Sesi I Tergelincir 0,18 Persen di 6.588 (FOTO: MNC Media)

IDXChannel - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada sesi pertama perdagangan hari ini ditutup tergelincir -12,00 poin atau -0,18 persen di di 6.588,81.

Dibuka melemah di 6.586,85, indeks acuan itu tampak bergerak fluktuatif dan sempat menyentuh area hijau pukul 10:00 WIB. Namun, tekanan jual masih menjadi awan mendung bagi indeks di sesi siang ini, dengan range di 6.570,75 - 6.627,40.

Sepanjang sesi pertama, terdapat 192 saham menguat, 303 saham melemah, dan 166 lainnya stagnan. Nilai transaksi perdagangan mencapai Rp6,63 triliun dari 13,76 miliar lembar saham yang diperdagangkan.

Menyusul IHSG, indeks LQ45 menurun -0,41 persen ke 942,98, indeks JII melemah -0,88 persen ke 555,74, indeks IDX30 terpuruk -0,45 persen ke 504,98, dan indeks MNC36 jatuh -0,33 persen ke 319,89.

Dari sisi sektoral, indeks yang melemah antara lain siklikal -0,10 persen, kesehatan -0,14 persen, industri -0,43 persen, infrastruktur -1,24 persen, non-siklikal -0,79 persen, properti -0,92 persen, teknologi -0,89 persen, dan transportasi -2,15 persen. Sedangkan yang menguat hanya energi 0,97 persen, keuangan 0,03 persen, industri 0,62 persen, dan bahan baku 0,28 persen.

Sejalan dengan koreksi market, investor asing terpantau melakukan net-sell secara akumulatif sebesar Rp111,18 miliar, mencakup penjualan bersih Rp13,07 miliar di pasar reguler, dan Rp98,11 miliar di pasar negosiasi-tunai.

Tiga besar net-sell asing di pasar reguler yakni PT Bank Jago Tbk (ARTO) Rp46,1 miliar, PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) Rp41,8 miliar, dan PT Bukalapak.com Tbk (BUKA) Rp26,6 miliar.

Pembelian asing di pasar reguler antara lain PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) Rp117,2 miliar, PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) Rp27,5 miliar, dan PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) Rp18,1 miliar.

Saham-saham yang masuk top gainers, yaitu PT Indo Komoditi Korpora Tbk (INCF) menanjak 34,52 persen di Rp113, PT Kioson Komersial Indonesia Tbk (KIOS) melejit 21,56 persen di Rp406, dan PT Berkah Beton Sadaya Tbk (BEBS) melesat 18,28 persen di Rp5.500.

Adapun saham-saham yang masuk top losers antara lain, saham PT Bank Amar Indonesia Tbk (AMAR) turun -6,84 persen di Rp545, PT OBM Drilchem Tbk (OBMD) anjlok -6,82 persen di Rp123, dan PT Langgeng Makmur Plastic Industry Tbk (LMPI) melemah -6,78 persen di Rp220. (RAMA)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD