Selanjutnya, PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) turun 2,85 persen ke Rp3.070 per saham, diikuti PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) yang melemah 2,81 persen ke Rp4.500 per saham.
Sementara, PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) mencatat penurunan paling terbatas, yakni 2,58 persen ke Rp3.770 per saham.
Dalam sepekan terakhir, tekanan paling dalam dialami BBRI yang merosot 10,50 persen, diikuti BBCA yang turun 5,84 persen. Sementara itu, BMRI relatif lebih terbatas dengan penurunan 2,60 persen, sedangkan BBNI justru masih mencatat kenaikan 1,62 persen.
Secara year to date (YtD), kinerja saham perbankan masih berada di zona negatif. BBCA mencatat pelemahan terdalam sebesar 25,08 persen, disusul BBRI yang turun 16,12 persen. BMRI terkoreksi 11,76 persen, sementara BBNI melemah 13,73 persen sejak awal tahun.
Area Support Bank Besar
Secara teknikal, menurut BRI Danareksa, untuk saham BBRI, area support berada di kisaran 2.900-2.850, sementara peluang pembalikan arah mulai terbuka jika mampu menembus level 3.778 atau melewati garis moving average 200 hari (MA-200).