Pelaku pasar dalam negeri tengah menanti hasil Rapat Dewan Gubernur (RDG) BI sekitar pukul 14.30 WIB siang ini.
BI diperkirakan kembali menahan suku bunga acuan pada Rabu, guna membatasi pelemahan lebih lanjut nilai tukar rupiah, sembari tetap mendorong perbankan untuk menyalurkan manfaat pemangkasan suku bunga sebelumnya kepada debitur.
Hal tersebut tercermin dalam jajak pendapat Reuters terhadap para ekonom.
BI telah menghentikan siklus pelonggaran kebijakan sejak Oktober, seiring pergeseran fokus dari upaya menopang pertumbuhan ekonomi ke langkah menstabilkan rupiah.
Sepanjang tahun lalu, rupiah tercatat melemah sekitar 3,5 persen, menjadikannya salah satu mata uang dengan kinerja terburuk di Asia dan mendorong BI melakukan sejumlah intervensi di pasar. (Aldo Fernando)
Disclaimer: Keputusan pembelian/penjualan saham sepenuhnya ada di tangan investor.