Meski demikian, investor asing tercatat masih melakukan selective buying pada saham-saham perbankan berkapitalisasi besar seperti BBCA, BMRI, dan BBRI, mengindikasikan selective positioning.
Menjelang pengumuman RDG BI, konsensus pasar memperkirakan bank sentral akan menaikkan suku bunga acuan sebesar 25 basis poin menjadi 5 persen guna menopang stabilitas rupiah.
Namun, Mirae Asset justru memperkirakan BI akan mempertahankan suku bunga di level 4,75 persen dengan pendekatan hawkish hold.
Rully menilai kenaikan suku bunga memiliki efektivitas yang terbatas karena tekanan terhadap rupiah lebih banyak dipengaruhi faktor musiman, seperti repatriasi dividen dan kebutuhan musim haji, yang diperkirakan mulai mereda pada Juli hingga Agustus.
Selain itu, kekhawatiran pasar terkait keberlanjutan fiskal dinilai tidak bisa diselesaikan hanya melalui pengetatan moneter.