IDXChannel - Harga tembaga melanjutkan pelemahan pada Selasa (19/5/2026), meski dolar AS dan harga minyak bergerak turun, seiring data ekonomi China yang lemah terus membebani sentimen pasar.
Kontrak tembaga tiga bulan di London Metal Exchange (LME) turun 0,59 persen menjadi USD13.508,50 per ton pada pukul 10.05 WIB.
Sementara itu, kontrak tembaga paling aktif di Shanghai Futures Exchange (SHFE) melemah 0,12 persen menjadi 103.960 yuan.
Tekanan terhadap tembaga masih dipicu data ekonomi China yang dirilis Senin lalu.
Analis ING Economics dalam catatannya mengatakan koreksi terjadi setelah reli harga yang cukup kuat dalam beberapa waktu terakhir, dengan harga mulai menjauh dari level tertinggi yang tercapai pekan lalu di tengah meningkatnya tekanan makroekonomi.