IDXChannel - Harga tembaga bergerak melemah pada perdagangan Selasa (21/4/2026), seiring pelaku pasar mencermati dinamika geopolitik serta arah kebijakan suku bunga Amerika Serikat (AS).
Kontrak tembaga acuan tiga bulan di London Metal Exchange (LME) turun 0,23 persen menjadi USD13.244 per ton, sementara kontrak paling aktif di Shanghai Futures Exchange terkoreksi 0,48 persen ke level 102.200 yuan pada sesi siang.
Pergerakan ini terjadi setelah harga sempat mendekati level tertinggi pekan lalu, didorong harapan akan dimulainya kembali perundingan damai antara Amerika Serikat (AS) dan Iran.
Namun, optimisme tersebut mereda usai Teheran menyatakan tidak akan menghadiri pembicaraan lanjutan, menyusul penyitaan kapal kargo Iran oleh pihak AS.
Meski demikian, sinyal yang lebih moderat sempat muncul.
Melansir dari Reuters, seorang pejabat senior Iran menyebut negaranya masih mempertimbangkan pengiriman delegasi ke Islamabad, meski keputusan final belum diambil.