Menteri Luar Negeri Abbas Araqchi menegaskan bahwa pelanggaran gencatan senjata oleh AS menjadi hambatan utama bagi kelanjutan proses diplomatik.
Ketidakpastian juga diperparah oleh absennya Wakil Presiden AS JD Vance, yang sebelumnya diperkirakan memimpin delegasi, namun tetap berada di dalam negeri.
Dari sisi makroekonomi, perhatian pasar tertuju pada sidang konfirmasi Senat untuk calon Ketua Federal Reserve (The Fed), Kevin Warsh.
Sidang ini dinilai krusial untuk membaca arah kebijakan suku bunga, sekaligus menguji independensinya dari tekanan politik Presiden AS Donald Trump, yang sebelumnya kerap mengkritik bank sentral karena dinilai lambat memangkas suku bunga di bawah kepemimpinan Jerome Powell.
Di pasar energi, harga minyak Brent turun sekitar 0,50 persen setelah sempat melonjak lebih dari 5 persen sehari sebelumnya, sementara indeks dolar AS cenderung stabil.