Sementara itu, saham-saham yang terafiliasi dengan kelompok konglomerat juga mengalami tekanan besar. Saham PANI jatuh 9,69 persen, sedangkan BREN merosot 10,50 persen.
Dengan pelemahan tersebut, IHSG telah terkoreksi 8,04 persen dalam sepekan, turun 19,11 persen dalam sebulan terakhir, dan terpangkas 34,80 persen sejak awal tahun 2026.
Di tengah gejolak pasar, investor asing tercatat membukukan jual bersih (net sell) sebesar Rp68,50 triliun di pasar reguler sepanjang tahun berjalan.
Menurut Phintraco Sekuritas, tekanan jual masih berlanjut setelah maraknya berbagai rumor di pasar domestik di tengah tingginya ketidakpastian serta rendahnya tingkat kepercayaan investor.
Sentimen tersebut turut menekan nilai tukar rupiah yang berada di kisaran level terendah secara nominal, yakni Rp18.046 per USD pada Jumat siang.