IPCC juga telah menjalankan program Land Transportation Partnership bersama sejumlah produsen kendaraan, termasuk BYD dan VinFast. Kerja sama tersebut mencakup pengangkutan kendaraan dari pabrik menuju pelabuhan maupun dari pelabuhan menuju pelanggan dan dealer.
Di sisi lain, perseroan terus menjajaki peluang pengembangan jaringan operasional melalui terminal Roll-on/Roll-off (Ro-Ro) di sejumlah wilayah Indonesia. IPCC juga menyiapkan pengembangan lahan tambahan sekitar dua hektare untuk mendukung peningkatan kapasitas operasional pada 2026-2027.
Langkah ekspansi tersebut diharapkan memperkuat posisi IPCC dalam rantai pasok industri otomotif, sekaligus membuka sumber pendapatan baru dari layanan transportasi dan distribusi kendaraan.
Dengan semakin luasnya cakupan layanan, IPCC berupaya mengurangi ketergantungan pada bisnis bongkar muat terminal dan menangkap peluang pertumbuhan dari kebutuhan logistik kendaraan nasional.
(Rahmat Fiansyah)