IDXChannel - PT Indo Tambangraya Megah Tbk atau ITM (ITMG) meraih laba bersih USD273 juta hingga kuartal III-2024. Capaian tersebut lebih rendah 33 persen bila dibandingkan periode yang sama tahun 2023 sebesar USD406 juta.
Dalam laporan keuangan ITMG yang disampaikan ke Bursa Efek Indonesia (BEI), Selasa (12/11/2024), penurunan kinerja laba bersih tersebut tak lepas dari pendapatan ITMG yang turun 9 persen dari USD1,83 miliar menjadi USD1,6 miliar.
Perusahaan batu bara milik Banpu itu mencatat penurunan beban pokok pendapatan sebesar 3 persen menjadi USD1,17 miliar. Namun, beban penjualan naik 43 persen menjadi USD130 juta.
Biaya produksi ITMG hingga kuartal III relatif stabil di kisaran USD748 juta dengan porsi terbesar atau 88 persen berasal dari biaya penambangan USD496 juta. Adapun royalti yang dibayarkan kepada pemerintah turun 29 persen dari USD265 juta menjadi USD187 juta.
Sementara itu, laba bersih sebelum pajak ITMG mencapai USD359 juta turun 31 persen dibandingkan periode yang sama 2023 sebesar USD521 juta. Dengan laba yang lebih rendah, pajak penghasilan yang dibayar pun lebih kecil sehingga laba bersihnya mencapai USD273 juta atau USD0,24 per saham.