IDXChannel - PT Indokripto Koin Semesta Tbk (COIN) membukukan rugi bersih sebesar Rp26 miliar pada semester I-2026. Kinerja tersebut berbalik dibandingkan periode yang sama tahun lalu ketika Perseroan mencatat laba bersih Rp25,5 miliar.
Penurunan kinerja tersebut terjadi seiring pelemahan pasar aset kripto global dan domestik yang berdampak terhadap aktivitas perdagangan investor. Pengelola Bursa Aset Kripto CFX itu menyebut kondisi pasar yang volatil membuat investor melakukan rotasi portofolio ke instrumen yang lebih defensif.
Volatilitas pasar aset kripto menyebabkan kapitalisasi pasar kripto global turun 12,6 persen secara kuartalan menjadi USD2,1 triliun pada kuartal II-2026 dari USD2,4 triliun. Sejalan dengan tren tersebut, volume transaksi aset kripto di Indonesia terkoreksi 11,6 persen secara kuartalan menjadi Rp67,03 triliun dari Rp75,83 triliun.
Tekanan pasar turut berdampak terhadap pendapatan perseroan. COIN mencatat pendapatan sebesar Rp74,6 miliar, turun 34 persen dibandingkan semester I-2025 yang mencapai Rp113,1 miliar.
Direktur Utama PT Indokripto Koin Semesta Tbk Ade Wahyu,mengatakan di tengah pelemahan pendapatan secara umum, perseroan masih mencatatkan pertumbuhan positif dari segmen derivatif.