AALI
11250
ABBA
74
ABDA
6500
ABMM
750
ACES
1525
ACST
380
ACST-R
0
ADES
1665
ADHI
1385
ADMF
8525
ADMG
177
ADRO
1180
AGAR
412
AGII
1360
AGRO
1355
AGRO-R
0
AGRS
358
AHAP
62
AIMS
138
AIMS-W
0
AISA
310
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
494
AKRA
3370
AKSI
735
ALDO
450
ALKA
232
ALMI
262
ALTO
344
Market Watch
Last updated : 2021/02/26 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
503.52
-0.74%
-3.78
IHSG
6241.80
-0.76%
-47.85
LQ45
944.75
-0.82%
-7.79
HSI
28980.21
-3.64%
-1093.96
N225
28966.01
-3.99%
-1202.26
NYSE
0.00
-100%
-15539.42
Kurs
HKD/IDR 1,836
USD/IDR 14,262
Emas
808,747 / gram

Indosat Mau Jual 4.000 Menara

MARKET NEWS
Aditya/iNews
Jum'at, 19 Februari 2021 07:37 WIB
Indosat akan kembali menjual menara yang dimiliki perusahaan. Adapun, Indosat akan menjajaki penjualan sebanyak kurang lebih 4.000 menara.
Indosat Mau Jual 4.000 Menara (FOTO: MNC Media)

IDXChannel - PT Indosat Tbk (ISAT) akan kembali menjual menara yang dimiliki perusahaan. Adapun, Indosat akan menjajaki penjualan sebanyak kurang lebih 4.000 menara. Sebelumnya pada 2019 lalu Indosat telat menjual 3.100 menaranya.

"PT Indosat Tbk akan menjajaki penjualan sebanyak kurang lebih 4.000 menara Perseroan. Perseroan masih dalam tahap awal penjajakan transaksi tersebut, namun apabila transaksi terjadi, maka transaksi tersebut dapat menjadi transaksi material di bawah peraturan OJK yang berlaku," ujar Chief Legal & Regulatory Officer as Acting Corporate Secretary Indosat, Natasha Nababan dikutip dari keterbukaan informasi BEI, Jumat (19/2/2021).

Dia menambahkan, tidak ada dampak material terhadap kegiatan operasional, hukum, kondisi keuangan, kelangsungan usaha Perseroan pada saat ini. 

"Dapat kami yakinkan bahwa begitu informasi material lebih lanjut sehubungan dengan kemungkinan transaksi tersebut ada, maka hal tersebut akan kami sampaikan ke pihak yang berwenang," kata dia.

Sebelumnya, pada Oktober 2019, anak usaha Ooredoo ini telah menjual sebanyak 3.100 menara kepada dua pemenang tender yakni PT Profesional Telekomunikasi Indonesia (Protelindo) dan PT Dayamitra Telekomunikasi (Mitratel) dengan nilai penjualan Rp6,39 triliun.

Adapun 2.100 menara dibeli oleh Mitratel yang merupakan anak perusahaan PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM) dan sisanya dimiliki oleh Protelindo atau anak perusahaan milik PT Sarana Menara Nusantara Tbk (TOWR).

Dilihat melalui RTI Business, saham Indosat berada di zona merah pada penutupan perdagangan, Kamis (18/2/2021). Saham ISAT mengalami penurunan sebesar Rp200 atau 3,46 persen ke Rp5.575.

Frekuensi perdagangan saham ISAT mencapai 3.871 kali dengan 6,71 juta lembar saham diperdagangkan dan nilai transaksi mencapai Rp37,92 miliar. Price Earning Ratio (PER) -49,66 dan Market Cap sebesar Rp30,92 triliun. (RAMA)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD