AALI
9675
ABBA
290
ABDA
6325
ABMM
1385
ACES
1345
ACST
190
ACST-R
0
ADES
3570
ADHI
825
ADMF
7550
ADMG
193
ADRO
2220
AGAR
362
AGII
1445
AGRO
1445
AGRO-R
0
AGRS
172
AHAP
70
AIMS
398
AIMS-W
0
AISA
174
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
1120
AKRA
810
AKSI
690
ALDO
1350
ALKA
334
ALMI
290
ALTO
248
Market Watch
Last updated : 2022/01/18 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
505.56
-0.34%
-1.74
IHSG
6614.06
-0.47%
-30.99
LQ45
944.82
-0.34%
-3.20
HSI
24112.78
-0.44%
-105.25
N225
28257.25
-0.27%
-76.27
NYSE
17219.06
-0.23%
-39.94
Kurs
HKD/IDR 1,837
USD/IDR 14,330
Emas
836,902 / gram

Ini Alasan Saham Sektor Kesehatan Layak Diburu 

MARKET NEWS
Anggie Ariesta
Minggu, 12 September 2021 18:29 WIB
Saham-saham kesehatan sejak pandemi banyak diburu oleh pelaku pasar karena terkait kebutuhan akan layanan dan produk kesehatan
Ilustrasi saham kesehatan layak dibeli
Ilustrasi saham kesehatan layak dibeli

IDXChannel - Sejak pandemi Covid-19, sektor kesehatan menjadi salah satu yang perputaran uangnya tinggi. Bahkan banyak konglomerat yang kini melirik beberapa perusahaan sektor kesehatan demi cuan lewat sahamnya yang meningkat meski pandemi. 

Pengamat Pasar Modal, Asosiasi Analis Efek Indonesia Reza Priyambada mengatakan, saham kesehatan saat pandemi memang banyak diburu terkait layanan dan produknya. 

“Saham-saham kesehatan sejak pandemi kan banyak diburu oleh pelaku pasar karena terkait kebutuhan akan layanan dan produk kesehatan,” kata Reza saat dihubungi MNC Portal Indonesia di Jakarta, Minggu (12/9/2021). 

Reza menambahkan bahwa prospek kedepan meski pandemi berakhir atau jadi endemi juga banyak orang masih sangat membutuhkan layanan kesehatan seperti rumah sakit. 

“Ke depan, meski asumsi pandemi berakhir namun, kebutuhan tersebut masih tetap ada karena orang-orang menjadi sangat aware dengan kesehatan,” ujarnya. 

Rekomendasi saham sektor kesehatan yang potensial menurut Reza untuk rumah sakit ada PT Medikaloka Hermina Tbk (HEAL), PT Sarana Meditama Metropolitan Tbk (SAME), PT Siloam International Hospitals Tbk (SILO), RS Mayapada Hospital PT Sejahteraraya Anugrahjaya Tbk (SRAJ), dan PT Mitra Keluarga  Karyasehat Tbk (MIKA). 

“Kalo produk kesehatan ada KLBF, KAEF, IRRA, SIDO,” pungkas Reza. 

Kenaikan kinerja emiten rumah sakit tidak terlalu mengejutkan di tengah kondisi saat ini, karena memang dari sisi kondisi industri yang memicu peningkatan kinerja tersebut. (NDA)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD