AALI
0
ABBA
0
ABDA
0
ABMM
0
ACES
0
ACST
0
ACST-R
0
ADES
0
ADHI
0
ADMF
0
ADMG
0
ADRO
0
AGAR
0
AGII
0
AGRO
0
AGRO-R
0
AGRS
0
AHAP
0
AIMS
0
AIMS-W
0
AISA
0
AISA-R
0
AKKU
0
AKPI
0
AKRA
0
AKSI
0
ALDO
0
ALKA
0
ALMI
0
ALTO
0
Market Watch
Last updated : 2021/05/13 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
467.69
-0.91%
-4.29
IHSG
5921.08
-0.92%
-54.70
LQ45
879.63
-1%
-8.87
HSI
27718.67
0%
0.00
N225
27448.01
0%
0.00
NYSE
16181.63
-1.06%
-173.99
Kurs
HKD/IDR 1,827
USD/IDR 14,198
Emas
838,980 / gram

Ini Penyebab Laba CSRA Tumbuh Empat kali Lipat Jadi Rp64,02 Miliar

MARKET NEWS
Fahmi Abidin
Kamis, 12 November 2020 10:15 WIB
PT Cisadane Sawit Raya Tbk (CSRA) catatkan pendapatan usaha sebesar Rp 451,24 miliar selama 9 bulan di 2020 atau meningkat 20,6%.
Ini Penyebab Laba CSRA Tumbuh Empat kali Lipat Jadi Rp64,02 Miliar. (Foto: Ist)

IDXChannel - Emiten PT Cisadane Sawit Raya Tbk (CSRA) catatkan pendapatan usaha sebesar Rp 451,24 miliar selama 9 bulan di 2020 atau meningkat 20,6% dibandingkan dengan periode yang sama tahun 2019.

"Peningkatan pendapatan penjualan yang cukup signifikan ini terutama dipicu oleh tren positif kenaikan harga jual rata-rata komoditi kelapa sawit sejalan dengan mulai pulihnya harga komoditas kelapa sawit, yang juga berhasil diiringi oleh konsistensi pencapaian volume produksi tandan buah segar," kata Direktur Keuangan & Pengembangan Strategis CSRA, Seman Sendjaja, dalam keterangan tertulisnya, di Jakarta, Rabu (11/11/2020).

Tercatat laba kotor Perseroan pada 9M20 menjadi Rp 199,91 miliar atau tumbuh 67,34% dibandingkan periode yang sama di tahun lalu dengan peningkatan marjin laba bruto menjadi 44.3% di 9M20 dari 35.5% di 9M19. Biaya operasional 9M20 tetap dapat dijaga efisien sehingga laba operasi Perseroan mampu meningkat dua kali lipat menjadi Rp 119,18 miliar dibandingkan 9M19.

Sehingga laba bersih Perseroan pada 9M20 ditutup positif dengan peningkatan lebih dari empat kali lipat, menjadi Rp 64,02 miliar atau melonjak 352 persen dibanding periode yang sama di 2019, yang tercatat sebesar Rp14,16 miliar.

Secara khusus, kinerja penjualan selama 3 bulan terakhir di 3Q20 ini bergerak signifikan dengan peningkatan 65,1% dibandingkan akhir semester I-2020 atau tertinggi sepanjang kuartal di 2020.

Ditegaskan Seman, tren positif penjualan 9M20 dipengaruhi oleh peningkatan harga jual rata-rata yang tercatat lebih tinggi dibandingkan periode yang sama di 2019, sejalan dengan pulihnya harga jual komoditas kelapa sawit. ASP CPO meningkat sekitar 22,3% YoY di 9M20 dan harga jual TBS meningkat 29,5% secara YoY. (*)

Rekomendasi Berita
Berita Terkait
link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD