sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

Inilah Definisi dan Contoh Hawkish dalam Perkembangan Ekonomi Global

Market news editor Hafizh Kurniawan
23/12/2022 10:42 WIB
Pembahasan tentang definisi dan contoh Hawkish menarik untuk dikulik. Pasalnya Hawkish cukup familiar di kalangan pelaku pasar keuangan global. 
Inilah Definisi dan Contoh Hawkish dalam Perkembangan Ekonomi Global. (FOTO: MNC Media)
Inilah Definisi dan Contoh Hawkish dalam Perkembangan Ekonomi Global. (FOTO: MNC Media)

IDXChannel - Pembahasan tentang definisi dan contoh Hawkish menarik untuk dikulik. Pasalnya Hawkish cukup familiar di kalangan pelaku pasar keuangan global. 

Hawkish merupakan lawan dari kata Dovish, istilah keduanya diambil dari dua binatang terbang yaitu Dove adalah burung merpati, dan Hawkish yaitu berasal dari kata Hawk yang berarti burung elang.

Dua binatang tersebut mempresentasi dua hal yang berlawanan. Dovish adalah simbol binatang jinak, penurut, dan identik terbang sampai ke titik tertinggi. Sebaliknya Hawkish  adalah simbol “menyerang” dan terbang menukik ke bawah untuk meraih mangsanya.

Lantas apa sebenarnya yang dimaksud dengan definisi Hawkish dan seperti apa contohnya? Simak penjelasannya yang dihimpun kami dari berbagai sumber.

Apa itu Hawkish?

Hawkish merupakan kondisi dimana bentuk keberpihakannya yang berlawanan terhadap harapan pasar. Jika kondisi pasar menunjukkan indikasi yang cenderung pro kepada pasar, maka Hawkish cenderung bersikap berlawanan artinya kontra terhadap harga pasar 

Seperti contoh, sebelum bank sentral Amerika Serikat (AS) yang biasa dikenal dengan nama The Federal Reserve (The Fed) itu benar-benar menaikkan suku bunga pada akhir tahun 2016, sejak pertengahan tahun sebenarnya rencana kenaikan sudah mulai digaungkan.

Pelaku pasar harap-harap cemas setiap The Fed akan menggelar rapat yang biasa disebut Federal Open Meeting Committee (FOMC) itu. Kecenderungan harapan pasar adalah The Fed menunda kenaikan suku bunganya.

Saat petinggi The Fed kemudian memberikan pernyataan bahwa kenaikan suku bunga belum saatnya karena perekonomian masih lesu, saat itu lah pernyataan bank sentral disebut dovish. Biasanya diikuti dengan kenaikan pasar saham dan agresivitas para pelaku pasar meskipun dolar AS (USD) kemudian melemah.

Tapi sebaliknya, jika The Fed menyatakan optimisme perekonomian membaik dan kemungkinan segera didorong dengan kenaikan suku bunga, bank sentral disebut sedang hawkish.

Meski demikian, bukan berarti dovish itu selalu menguntungkan dan hawkish selalu merugikan. Tergantung pada situasi dan posisinya. Karena itu penting bagi para pelaku pasar untuk dapat membaca kedua indikator tersebut.

Halaman : 1 2
Advertisement
Advertisement