Selain itu, sejumlah indikator juga mulai turun, mencerminkan berkurangnya volatilitas di pasar usai panic selling setelah pengumuman MSCI pada pekan sebelumnya. Rata-rata frekuensi transaksi harian turun 28,6 persen menjadi 2,72 kali transaksi, volume transaksi turun 31,75 persen menjadi 43,2 miliar saham, dan rata-rata nilai transaksi turun 43,45 persen menjadi Rp24,75 triliun.
Investor asing melakukan transaksi dengan pola beragam. Biasanya, asing dengan dana besar melakukan transaksi pada saham-saham blue chip seperti big banks, dan menghindari saham-saham yang tidak layak investasi (uninvestability).
Berikut daftar saham yang diborong dan dilepas asing selama sepekan 2-6 Februari 2026:
NET BUY
PT XLSMART Telecom Sejahtera Tbk (EXCL) Rp206,8 miliar
PT Bumi Resources Minerals Tbk (BRMS) Rp158,8 miliar
PT Astra International Tbk (ASII) Rp123,4 miliar
PT Bukit Uluwatu Villa Tbk (BUVA) Rp103,2 miliar
PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA) Rp100,4 miliar.
NET SELL
PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) -Rp453,7 miliar
PT Bumi Resources Tbk (BUMI) -Rp336,5 miliar
PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA) -Rp332,9 miliar
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BBNI) - Rp326,2 miliar
PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (TLKM) - Rp265,3 miliar
(Rahmat Fiansyah)