Selain kedua kelompok tersebut, saham perseroan juga dikuasai oleh entitas Private Bank sebanyak 12.300.100 saham, Lembaga Keuangan (Financial Institution) sebesar 6.900.000 saham, entitas CV / Partnership sejumlah 554.300 saham, Afiliasi Pengendali sebanyak 454.600 saham, sektor Perbankan (Bank) sebesar 314.000 saham, serta Penasihat Investasi (Investment Advisors) sebanyak 45.600 saham.
Pertumbuhan jumlah pemodal juga berdampak positif pada porsi kepemilikan publik. Saham non-warkat (scripless) yang dimiliki oleh masyarakat atau pemegang saham di bawah 5 persen mengalami peningkatan dari 380,63 juta saham (57,09 persen) pada Juni 2026 menjadi 422,42 juta saham (57,60 persen) pada Juli 2026.
Dengan demikian, total saham free float yang memenuhi ketentuan Peraturan Bursa Nomor I-A dan I-V tercatat mencapai 419.180.303 saham atau setara dengan 57,15 persen dari total 733.415.103 saham yang tercatat di Bursa Efek Indonesia (BEI), meningkat dibanding posisi bulan sebelumnya yang sebesar 56,61 persen.
(Rahmat Fiansyah)