Selain itu, investor juga merespons positif potensi efisiensi anggaran program Makan Bergizi Gratis (MBG) serta penurunan target pembangunan koperasi desa Merah Putih sebesar 50 persen.
Menurut Phintraco, perhatian investor domestik pekan ini akan tertuju pada hasil Global Market Accessibility Review MSCI dan rebalancing indeks FTSE yang dijadwalkan berlangsung pada 19 Juni.
Kedua agenda tersebut berpotensi memengaruhi pergerakan saham-saham yang masuk dalam konstituen indeks global, terutama terkait aliran dana asing ke pasar saham Indonesia.
MSCI juga akan mengumumkan Annual Market Classification Review pada 24 Juni, yang menjadi perhatian utama pelaku pasar karena akan menentukan apakah pembekuan indeks terhadap Indonesia akan dicabut serta apakah status Indonesia sebagai Emerging Market akan dipertahankan atau diturunkan menjadi Frontier Market.
Selain katalis dari indeks global, pelaku pasar juga akan mencermati keputusan sejumlah bank sentral utama dunia. Bank of Japan (BoJ) dan Reserve Bank of Australia (RBA) dijadwalkan menetapkan kebijakan suku bunga pada 16 Juni, disusul Federal Reserve (The Fed) pada 17 Juni dan Bank of England (BoE) pada 18 Juni.