AALI
10075
ABBA
410
ABDA
0
ABMM
1560
ACES
1415
ACST
274
ACST-R
0
ADES
2570
ADHI
1155
ADMF
7950
ADMG
234
ADRO
1745
AGAR
350
AGII
1470
AGRO
2040
AGRO-R
0
AGRS
208
AHAP
64
AIMS
515
AIMS-W
0
AISA
230
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
750
AKRA
4630
AKSI
472
ALDO
730
ALKA
240
ALMI
238
ALTO
302
Market Watch
Last updated : 2021/10/22 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
516.25
0.2%
+1.01
IHSG
6649.45
0.25%
+16.48
LQ45
970.64
0.26%
+2.49
HSI
26090.25
0.28%
+72.72
N225
28804.85
0.34%
+96.27
NYSE
17083.15
-0.09%
-16.06
Kurs
HKD/IDR 1,819
USD/IDR 14,160
Emas
813,457 / gram

Investor Tunggu Kebijakan The Fed Terkait Tapering Off, IHSG Berpotensi Konsolidasi

MARKET NEWS
Shelma Rachmahyanti/Sindo
Senin, 20 September 2021 10:06 WIB
Pada pembukaan tadi pagi, IHSG turun 0,29% ke level 6.115.
Pada pembukaan tadi pagi, IHSG turun 0,29% ke level 6.115. (Foto: MNC Media)

IDXChannel – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka melemah pada perdagangan hari ini, Senin (20/9/2021). Pada pembukaan tadi pagi, IHSG turun 0,29% ke level 6.115.

Pengamat Pasar Modal Riska Afriani mengatakan, saat ini para investor memang sangat menanti keputusan The Fed terkait waktu pelaksanaan tapering off. Di mana, hal tersebut nantinya berpengaruh terhadap keputusan Dewan Gubernur Bank Indonesia (BI).

“Dilihat dari sisi The Fednya, di mana Jerome Powell itu tidak ingin mengisyaratkan adanya kenaikan suku bunga. Jadi ini adalah hal yang berbeda. Suku bunga tetap dipertahankan di level yang rendah, namun tapering off ini kemungkinan akan dilakukan. Ini juga akan berpengaruh terhadap keputusan Dewan Gubernur BI terkait dengan suku bunga,” katanya dalam Power Breakfast IDX Channel, Senin (20/9/2021).

Lanjutnya, Dewan Gubernur BI melihat bahwa suku bunga yang rendah masih cukup baik untuk menggerakan sektor kredit. Oleh sebab itu, diperkirakan BI masih akan mempertahankan suku bunga di level 3,5%.

“Dari Dewan Gubernur BI sendiri ini melihat dengan suku bunga yang rendah masih cukup baik untuk kita menggerakan sektor kredit. Kalau kita perhatikan sektor kredit perbankan saat ini kan memang tumbuhnya tidak cukup baik. Jadi, diperkirakan untuk suku bunga BI sendiri ini masih akan tetap dipertahankan di level 3,5%,” ujar Riska.

Sementara itu, Riska menuturkan, pergerakan IHSG pada pekan ini lebih wait and see. Kemudian, untuk pergerakan hari ini, IHSG berpotensi bergerak relatif konsolidasi.

“Di dalam range pekan ini lebih kepada wait and see. Jadi, untuk pergerakan hari ini pun ada potensi pergerakan yang relatif konsolidasi di level support 6.095 dengan level resistance-nya 6.145,” tandasnya. (TIA)

Rekomendasi Berita
Berita Terkait
link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD