Pada periode tersebut, segmen pelabuhan umum dan TUKS masing-masing mencatat pertumbuhan 2,50 persen dan 5,14 persen dibandingkan tahun sebelumnya.
Dari sisi neraca, total aset IPCM meningkat 4,39 persen menjadi Rp1,79 triliun pada kuartal I-2026, dari posisi akhir 2025 sebesar Rp1,71 triliun.
Perseroan juga mencatat kenaikan arus kas dari aktivitas operasional sebesar 36,29 persen menjadi Rp102,10 miliar, dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebesar Rp74,91 miliar. IPCM menilai kinerja arus kas tersebut tetap terjaga di tengah dinamika geopolitik global. (Aldo Fernando)
Disclaimer: Keputusan pembelian/penjualan saham sepenuhnya ada di tangan investor.