IDXChannel - PT Prodia Diagnostic Line Tbk atau Proline (PRDL) menuntaskan proses penjatahan efek dan distribusi saham pada Rabu (8/7/2026). Hal tersebut menandai langkah berikutnya berupa pencatatan saham perdana di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Kamis (9/7/2026).
Sucor Sekuritas selaku Penjamin Pelaksana Emisi Efek tunggal menyatakan, permintaan atas saham IPO PRDL selama masa penawaran umum (offering) mengalami kelebihan permintaan (oversubscribed) 709,93 kali untuk penjatahan terpusat (pooling allotment). Terdapat 1.273.678 antrean pemesanan lewat sistem e-IPO.
Mengacu data BEI, oversubscription untuk seluruh penjatahan efek mencapai 142,87 kali dengan 803.414 SID berpartisipasi. Dari jumlah saham yang ditawarkan sebanyak 522,9 juta saham, permintaan yang masuk sekitar 74,18 miliar saham.
Direktur Utama Sucor Sekuritas, Bernadus Wijaya mengatakan, tingginya permintaan pada IPO PRDL mencerminkan minat investor terhadap emiten yang memiliki fundamental usaha dan prospek pertumbuhan bisnis yang dinilai menjanjikan.
"Antusiasme terhadap IPO PRDL menunjukkan minat investor terhadap perusahaan dengan fundamental yang solid masih sangat tinggi," ujarnya dalam keterangan tertulis.