Iuran Peserta Mandiri BPJS Kesehatan Naik 2 Kali Lipat, Ini Alasannya
Market News
Fahmi Abidin
7 hari yang lalu
Kemenkeu mengatakan salah satu alasan utama kenaikan iuran peserta mandiri BPJS Kesehatan tahun depan untuk imbangi klaim peserta mandiri yang besar.
Iuran Peserta Mandiri BPJS Kesehatan Naik 2 Kali Lipat, Ini Alasannya. (Foto: Ist)

IDXChannel - Kepala Biro Komunikasi dan Layanan Informasi Kementerian Keuangan (Kemenkeu) Nufransa Wira Sakti mengatakan salah satu alasan utama kenaikan iuran peserta mandiri BPJS Kesehatan tahun depan untuk mengimbangi klaim peserta mandiri yang sangat besar.

Kenaikan yang cukup mengagetkan untuk peserta mandiri, kelas III naik 65 persen menjadi Rp42.000, kelas II dan I masing – masing naik 100 persen menjadi Rp110.000 dan Rp160.000. “Perlu diketahui bahwa peserta mandiri adalah penyebab defisit JKN terbesar,” katanya dalam keterangan tertulis, Minggu (8/9).

Tercatat di Kemenkeu, total iuran peserta mandiri sebesar Rp8,9 triliun sedangkan total klaim mencapai Rp27,9 triliun. Jika dibandingkan claim ratio dari peserta mandiri mencapai 313 persen. “Seharusnya kenaikan iuran peserta mandiri lebih dari 300 persen,” tambahnya.

Frans menyatakan bahwa pemerintah melakukan pertimbangan terhadap tiga hal sebelum menaikan iuran peserta mandiri seperti, kemampuan peserta dalam membayar iuran, upaya memperbaiki keseluruhan sistem JKN sehingga terjadi efisiensi, dan gotong royong dengan peserta pada segmen lain.

“Intinya adalah pemerintah sangat memperhitungkan agar kenaikan iuran tidak sampai memberatkan masyarakat dengan berlebihan,” imbuhnya.

Tidak hanya karena tingginya angka claim ratio, kenyataan bahwa peserta mandiri juga tidak sepenuhnya patuh membayar iuran juga menjadi alasan kenaikan iuran ini. Tercatat hingga 2018 jumlah peserta mandiri yang aktif membayar iuran hanya 53,7 persen. Ketidakpatuhan ini kemudian menimbulkan tunggakan iuran hingga Rp15 triliun. (*)

Baca Juga