IDXChannel - PT Jababeka Tbk (KIJA) menargetkan marketing sales 2026 sebesar Rp3,75 triliun yang ditopang oleh permintaan lahan industri di Kendal dan Cikarang.
Dari target tersebut, sebanyak Rp1,25 triliun diproyeksikan berasal dari Cikarang dan lainnya, yang terdiri dari Rp800 miliar dari penjualan tanah matang dan produk industri, serta Rp450 miliar dari produk residensial dan komersial.
Sisa sebesar Rp2,5 triliun ditargetkan berasal dari Kendal, yang seluruhnya merupakan produk industri.
Dalam laporan yang dipublikasikan, Senin (9/2/2026) perseroan membukukan marketing sales sebesar Rp3,6 triliun sepanjang 2025, naik 13 persen dari periode tahun sebelumnya sebesar Rp3,19 triliun.
Adapun kawasan industri di Cikarang menjadi kontributor terbesar dengan nilai Rp1,1 triliun atau meningkat sekitar 5 persen. Ini berasal dari penjualan lahan dengan total luas 21,2 hektare di seluruh segmen. Di mana penjualan tanah matang kawasan industri senilai Rp567,4 miliar dengan lahan seluas 18 hektare.
Sementara untuk produk tanah dan bangunan sebesar Rp365,4 miliar, berasal dari bangunan pabrik (Standard Factory Building) dan produk residensial komersial masing-masing sebesar Rp292,7 miliar dan Rp72,7 miliar.
Dari penjualan tanah matang dan bangunan pabrik (standard factory building) yang totalnya mencapai Rp860 miliar, 48 persen investor domestik sedangkan 52 persen berasal dari investor asing (terutama dari Korea dan China).
Penjualan tunggal terbesar adalah penjualan lahan seluas 6 hektare kepada Perusahaan Korea di sektor Personal Care dan 4 hektare kepada sebuah perusahaan Indonesia di sektor data center.
Kendal menyumbang marketing sales sebesar Rp2,51 triliun dari 142 hektare lahan di 2025, meningkat sekitar 17 persen dibandingkan tahun 2024 sebesar Rp2,14 triliun.
(DESI ANGRIANI)