Produsen mobil yang juga memiliki merek Ram, Chrysler, Fiat, dan Citroen itu kini mengalihkan fokus untuk memberikan penekanan lebih besar pada model hybrid dan mesin pembakaran internal, dibandingkan strategi yang sebelumnya berpusat pada kendaraan listrik di bawah mantan CEO Carlos Tavares.
Perusahaan berargumen bahwa permintaan terhadap kendaraan listrik sepenuhnya masih lebih lambat dari proyeksi sebelumnya, terutama di Amerika Serikat.
Stellantis akan mempresentasikan rencana bisnis jangka panjang yang baru pada 21 Mei mendatang.
Reporter: Eugenia Siregar
(NIA DEVIYANA)