Di pasar domestik, SMCB memperkuat distribusi melalui kehadiran kembali produk Semen Kujang di Jawa Barat serta penguatan kemitraan dengan distributor dan pemilik toko. Perseroan juga memasok material untuk sejumlah proyek infrastruktur, termasuk pembangunan dermaga, jalan tol, Sekolah Rakyat, dan Koperasi Desa Merah Putih.
Selain pasar domestik, perseroan mengembangkan ekspor untuk memperluas basis pelanggan dan mengoptimalkan kapasitas produksi. Setelah menyelesaikan pembangunan dermaga khusus ekspor semen, SMCB mulai merealisasikan ekspor pada Juni 2026.
Hingga September 2026, perseroan telah mengekspor lebih dari 300.000 ton semen khusus ke Pantai Barat Amerika Serikat melalui kemitraan strategis dengan Taiheiyo Cement Corporation. Perseroan juga berupaya memperluas ekspor ke produk dengan nilai tambah lebih tinggi.
Di sisi keberlanjutan, SMCB menjalankan Sustainability Roadmap 2030 untuk memperkuat daya saing sekaligus mengurangi dampak lingkungan. Pada 2025, solusi berkelanjutan berkontribusi 46 persen terhadap total pendapatan, meningkat 7 persen dibandingkan 2024. Intensitas emisi karbon juga turun 17,16 persen dibandingkan baseline 2010.
Rizki mengatakan, perseroan akan terus menjaga keseimbangan antara pertumbuhan, efisiensi, dan profitabilitas melalui optimalisasi pasar, peningkatan produktivitas, serta disiplin keuangan. Strategi tersebut diharapkan memperkuat ketahanan bisnis dan menciptakan nilai tambah jangka panjang bagi pemangku kepentingan.
(Rahmat Fiansyah)