AALI
12225
ABBA
194
ABDA
6250
ABMM
2950
ACES
985
ACST
159
ACST-R
0
ADES
6200
ADHI
715
ADMF
8075
ADMG
181
ADRO
3160
AGAR
332
AGII
2050
AGRO
920
AGRO-R
0
AGRS
124
AHAP
63
AIMS
250
AIMS-W
0
AISA
152
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
1160
AKRA
1015
AKSI
374
ALDO
945
ALKA
308
ALMI
280
ALTO
204
Market Watch
Last updated : 2022/05/27 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
539.29
0%
0.00
IHSG
6883.50
0%
0.00
LQ45
1009.51
0%
0.00
HSI
20697.36
2.89%
+581.16
N225
26781.68
1.44%
+378.84
NYSE
0.00
-100%
-15035.87
Kurs
HKD/IDR 1,866
USD/IDR 14,657
Emas
875,693 / gram

Jangan Ragukan Perhiasan Emas di Pasar Tradisional, Ini Keunggulannya! 

MARKET NEWS
Advenia Elisabeth/MPI
Kamis, 12 Mei 2022 14:55 WIB
Investasi emas menjadi salah satu pilihan investor saat ini.
Investasi emas menjadi salah satu pilihan investor saat ini.
Investasi emas menjadi salah satu pilihan investor saat ini.

IDXChannel - Investasi emas menjadi salah satu pilihan investor saat ini. Pasalnya emas disebut-sebut instrumen paling aman dibandingkan jenis investasi lainnya. Bagi pemula yang mempunyai uang pas-pasan pun bisa investasi emas untuk jangka menengah. 

Pengamat pasar uang, Ibrahim Assuaibi mengatakan, generasi milenial yang baru bekerja dan punya penghasilan pas-pasan bisa memulai investasi emas. Tak harus logam mulia, emas bentuk perhiasan pun bisa jadi alternatif. 

"Zaman sekarang investasi itu penting. Anak-anak muda yang sudah bekerja, punya penghasilan bisa mulai investasi dengan emas perhiasan. Kalau logam mulia kan mahal," ujar Ibrahim saat dihubungi MNC Portal Indonesia, Kamis (12/5/2022).

Dia menerangkan, keuntungan membeli emas bentuk perhiasan, selain bisa jadi instrumen investasi, namun juga bisa dipakai untuk mempercantik diri terutama pada perempuan. 

Dalam membelinya, Ibrahim merekomendasikan para investor untuk membeli emas di pasar tradisional bukan di Mall. Sebab, terangnya, ongkos pembuatan perhiasannya di pasar tradisional lebih murah. Di mana itu berpengaruh pada harga jual dikemudian hari. 

"Kalau beli perhiasan, itu kan ada ongkos buatnya. Kalau di pasar tradisional itu ongkosnya lebih murah. Cuma Rp 5ribu sampai Rp 15ribu per gramnya. Kenapa murah? Karena sewa tempatnya tidak semahal di Mall, dan honor karyawannya relatif lebih murah," paparnya. 

"Kenapa ongkos buat perlu diperhatikan? Karena jika kita jual perhiasan itu, nanti ongkos buatnya akan hilang semua. Misalnya, beli emas ongkosnya Rp100 ribu per gram. Kita beli 5 gram, berarti ongkosnya Rp500 ribu. Itu akan hilang, rugi kalau untuk investasi," terang Ibrahim lebih jelas lagi. 

Maka dari itu ia menyarankan bagi anak muda yang ingin investasi emas, beli di toko emas pasar tradisional. Meskipun dari segi kualitas lebih unggul yang dijual di mall, namun emas tradisional bisa di cuci rutin untuk mendapatkan hasil perhiasan yang mengkilat lagi seperti baru. 

"Kualitas emasnya ataupun modelnya memang tak sebanding dengan yang di mall-mall. Tapi emas kan bisa dicuci rutin. Biaya juga murah, sekitar Rp50 ribu. Bisa mengkilat lagi. Yang penting saat dijual lagi nanti nggak rugi. Kuncinya di situ kalau berinvestasi," pungkas Ibrahim. 

(NDA) 

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD