“Dengan menjaga kualitas melalui proses inspeksi ketat dan menghadirkan transparansi harga serta kondisi kendaraan, ASLC memusatkan perhatian pada pertumbuhan berkelanjutan dan profitabilitas bisnis,” kata Jany.
Menjelang periode puncak Ramadan, ASLC telah menyiapkan berbagai langkah strategis untuk memastikan ketersediaan unit dan kelancaran transaksi bagi masyarakat. Untuk di Caroline.id, perseroan menambah ketersediaan unit kendaraan bekas siap pakai di berbagai titik showroom dengan jaminan kondisi mesin dan dokumen yang prima untuk kebutuhan perjalanan jarak jauh seperti mudik.
Selain itu, Autopedia juga memperkuat pasokan kendaraan dan memperluas akses lelang digital untuk membantu para dealer memenuhi lonjakan permintaan pasar ritel. Terakhir, memastikan ekosistem digital perusahaan memberikan kemudahan bagi konsumen dalam memilih unit sebelum melakukan pengecekan fisik di lapangan.
Jany melihat fundamental pasar mobil bekas di Indonesia tetap kokoh di tengah dinamika ekonomi. Fokus pada ekspansi jaringan dan kualitas layanan diharapkan mampu mengungkit pendapatan perseroan secara signifikan di sepanjang 2026. Dengan kesiapan infrastruktur dan stok yang melimpah, Autopedia memosisikan diri sebagai pemain utama yang siap memenuhi permintaan mobilitas masyarakat menjelang Hari Raya.
(Rahmat Fiansyah)