AALI
9875
ABBA
394
ABDA
0
ABMM
1470
ACES
1235
ACST
232
ACST-R
0
ADES
2880
ADHI
1015
ADMF
7700
ADMG
191
ADRO
1810
AGAR
340
AGII
1515
AGRO
2010
AGRO-R
0
AGRS
174
AHAP
67
AIMS
460
AIMS-W
0
AISA
206
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
945
AKRA
4120
AKSI
420
ALDO
1060
ALKA
244
ALMI
240
ALTO
260
Market Watch
Last updated : 2021/12/02 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
504.25
1.21%
+6.05
IHSG
6542.74
0.54%
+35.06
LQ45
941.83
1.1%
+10.29
HSI
23713.36
0.23%
+54.44
N225
27750.67
-0.66%
-184.95
NYSE
16133.89
-1.13%
-185.08
Kurs
HKD/IDR 1,840
USD/IDR 14,350
Emas
821,360 / gram

Jelang Thanksgiving, Wall Street Ditutup Menguat 

MARKET NEWS
Dinar Fitra Maghiszha
Kamis, 25 November 2021 09:02 WIB
Wall Street berakhir menguat pada sesi kali ini, terangkat oleh keuntungan di saham Nvidia dan saham teknologi lainnya.
Jelang Thanksgiving, Wall Street Ditutup Menguat 
Jelang Thanksgiving, Wall Street Ditutup Menguat 

IDXChannel - Wall Street berakhir menguat pada sesi kali ini, terangkat oleh keuntungan di saham Nvidia dan saham teknologi lainnya. Namun, koreksi pada saham Gap dan Nordstrom menyusul laporan kuartalan yang lemah membatasi penguatan.

Pada penutupan Wall Street Rabu (24/11/2021) waktu setempat, indeks Dow Jones Industrial Average ditutup melemah tipis 0,03% ke 35.804,38, indeks S&P 500 menguat 0,23% menjadi 4.701,46 dan indeks Nasdaq Composite naik 0,44% ke 15.845,23.

Pada sesi kali ini, saham Nordstrom anjlok 29% dan Gap ambles 24%, setelah kedua pengecer melaporkan hasil kuartalan yang lemah dan memperingatkan masalah rantai pasokan menjelang musim belanja liburan Amerika Serikat (AS) yang penting.

Sementara itu, saham Nvidia menguat 2,9% karena bangkit kembali dari aksi jual di saham Big Tech awal pekan ini. Saham pembuat chip grafis sekarang sudah melonjak sekitar 150% di sepanjang tahun 2021 ini.

Indeks S&P 500 menghabiskan sebagian besar sesi datar sebelum akhirnya menguat tepat sebelum penutupan. Indeks sektor diskresioner konsumen S&P 500 naik 0,2% setelah data menunjukkan belanja konsumen AS meningkat lebih dari yang diharapkan pada Oktober.

Sedangkan sektor real estat memimpin di antara 11 indeks pada sektor S&P 500 dengan kenaikan 1,3% untuk sebagian besar sesi.

Apa yang disebut indeks harga PCE inti, ukuran inflasi pilihan Federal Reserve, juga dipercepat pada bulan Oktober.

Sementara itu, berdasarkan risalah pertemuan kebijakan The Fed terbaru disebutkan, The Fed terbuka untuk mempercepat penghapusan program pembelian obligasi dan bergerak lebih cepat untuk menaikkan suku bunga jika inflasi tinggi terjadi.

Data lain menunjukkan, klaim pengangguran mingguan turun dan PDB kuartal ketiga direvisi lebih tinggi. Di sisi lain, survei University of Michigan menunjukkan sentimen konsumen membaik pada November.

Infeksi virus corona memecahkan rekor di beberapa bagian kawasan Eropa pada hari Rabu. Sejumlah investor pun mulai khawatir benua itu kembali menjadi pusat pandemi yang telah mendorong pembatasan baru pada pergerakan.

Sejauh minggu ini, Nasdaq turun sekitar 1,3%, dengan investor khawatir bahwa suku bunga yang lebih tinggi dapat merusak penilaian saham teknologi dan pertumbuhan lainnya.

"Ekuitas berada di bawah tekanan dari kombinasi kenaikan suku bunga, berita yang lebih berhati-hati di sisi pendapatan, dan juga dari perkembangan COVID di Eropa," kata Greg Bassuk, Kepala Eksekutif AXS Investments di Port Chester, New York.

Pasar saham AS akan ditutup pada hari Kamis (25/11/2021) untuk liburan Thanksgiving, dan sesi akan dipersingkat pada hari Jumat.

Dalam sesi ini pun, saham Tesla Inc naik 0,6%. Dalam beberapa penjualan saham terbarunya baru-baru ini, CEO Elon Musk menjual 934.091 saham pembuat kendaraan listrik senilai US$ 1,05 miliar setelah menggunakan opsi untuk membeli 2,15 juta saham.

Sementara itu, saham pembuat PC, HP Inc dan Dell Technologies, masing-masing melonjak 10% dan 4,8%, setelah mencatat kenaikan laba kuartalan lebih dari empat kali lipat di tengah meningkatnya permintaan untuk komputer pribadi. (NDA)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD