AALI
8825
ABBA
224
ABDA
6025
ABMM
4350
ACES
630
ACST
196
ACST-R
0
ADES
7100
ADHI
760
ADMF
8500
ADMG
167
ADRO
3860
AGAR
312
AGII
2360
AGRO
615
AGRO-R
0
AGRS
100
AHAP
105
AIMS
250
AIMS-W
0
AISA
147
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
1585
AKRA
1305
AKSI
320
ALDO
690
ALKA
290
ALMI
398
ALTO
171
Market Watch
Last updated : 2022/09/26 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
532.84
-1.67%
-9.07
IHSG
7060.23
-1.65%
-118.35
LQ45
1008.61
-1.66%
-17.02
HSI
17729.59
-1.14%
-203.68
N225
26431.55
-2.66%
-722.28
NYSE
13796.99
-2.26%
-319.60
Kurs
HKD/IDR 1,914
USD/IDR 15,031
Emas
791,977 / gram

Jumlah IPO Fundraised BEI Naik 11 Persen di Kuartal I 2021

MARKET NEWS
Shifa Nurhaliza
Rabu, 31 Maret 2021 15:02 WIB
Bursa Efek Indonesia (BEI) menyampaikan jumlah IPO fundraised, meningkat 11%, yaitu dari Rp2,7 triliun menjadi Rp3 triliun pada kuartal I 2021.
Bursa Efek Indonesia (BEI) menyampaikan jumlah IPO fundraised, meningkat 11%, yaitu dari Rp2,7 triliun menjadi Rp3 triliun . (Foto: MNC Media)i
Bursa Efek Indonesia (BEI) menyampaikan jumlah IPO fundraised, meningkat 11%, yaitu dari Rp2,7 triliun menjadi Rp3 triliun . (Foto: MNC Media)i

IDXChannel -  Bursa Efek Indonesia (BEI) menyampaikan jumlah IPO fundraised, meningkat 11%, yaitu dari Rp2,7 triliun menjadi Rp3 triliun pada kuartal I 2021 dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Melihat pencapaian tersebut, Direktur Penilaian Perusahaan BEI, I Gede Nyoman Yetna mengatakan dirinya optimistis pada prospek IPO tahun ini.

“Dari sisi jumlah pipeline pun meningkat sebesar 120% dibanding pada periode yang sama pada tahun lalu. Hal tersebut menggambarkan besarnya kepercayaan dan optimisme para pengusaha di Indonesia akan pemulihan perekomian dan juga terhadap Pasar Modal Indonesia pada tahun 2021,” ungkapnya, Rabu (31/3/2021).

Berdasarkan ukuran skala aset sebagaimana diatur di POJK 53 tahun 2019, bahwa 22 perusahaan dalam pipeline pencatatan saham dapat dikategorikan sebagai 7 Perusahaan aset skala kecil dengan aset dibawah Rp50 miliar, 10 Perusahaan set skala menengah dengan nilai aset antara Rp50 miliar hingga Rp250 miliar, dan 5 Perusahaan aset skala besar dengan nilai aset diatas Rp250 miliar.

Dengan melihat kondisi di atas, lanjutnya, BEI optimis terkait dengan prospek IPO tahun 2021. “Hal ini tentunya didukung oleh kebijakan Pemerintah terkait dengan penanganan Pandemi saat ini dan kebijakan dari regulator pasar modal yang tentunya akan membuat kondisi pasar modal Indonesia kondusif, sehingga perusahaan yang melakukan IPO dan melakukan pencatatan saham meningkat,” tandasnya.

Sekadar informasi, Bursa Efek Indonesia (BEI) mencatatkan sampai dengan tanggal 30 Maret 2021 terdapat 11 perusahaan tercatat baru saham di Bursa Efek Indonesia dan masih terdapat 22 perusahaan dalam pipeline pencatatan saham BEI dimana setidaknya terdapat 2 perusahaan yang kami harapkan akan tercatat pada waktu dekat ini. (TIA)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD