IDXChannel - Bursa Efek Indonesia (BEI) melakukan evaluasi berkala atas indeks IDX30 yang berisikan jajaran 30 saham-saham terbaik di pasar modal domestik. Dalam evaluasi tersebut, BEI memasukkan saham PT Darma Henwa Tbk (DEWA).
Saham jasa pertambangan batu bara itu menggantikan saham PT Bukit Asam (Persero) Tbk (PTBA) yang terdepak dari IDX30. Di indeks tersebut, DEWA sejajar dengan saham-saham blue chip lain.
Kepala Divisi Pengaturan dan Operasional Perdagangan BEI, Pande Kusuma Ari A menyebut, Bursa melakukan evaluasi berkala pada Juli 2026 terhadap sejumlah indeks seperti IDX30, LQ45, dan IDX80. Hasil evaluasi berlaku efektif pada 3 Agustus hingga 30 Oktober 2026.
Di IDX30, DEWA yang dimiliki oleh keluarga Bakrie akan memiliki bobot sebesar 0,78 persen terhadap indeks, mirip dengan PT Astra International Tbk (ASII) dan PT Vale Indonesia Tbk (INCO).
Di IDX30, DEWA juga sejajar dengan saham-saham tambang lain. Di samping INCO, ada juga PT United Tractors Tbk (UNTR), PT Adaro Andalan Indonesia Tbk (AADI), PT Aneka Tambang (Persero) Tbk (ANTM), hingga PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA).