"Ini ada permasalahan yang cukup berat dihadapi oleh seluruh perusahaan tambang yang terkait dengan kuota produksi yang ditetapkan oleh pemerintah. Sehingga ini yang sedang kita perjuangkan supaya kita bisa segera recover dengan adanya revisi RKAB di pertengahan tahun ini. Kita sedang mengurus, sedang memproses revisi RKAB. Revisi dari kuota produksi kita," kata dia.
Optimisme pemulihan IATA ditopang oleh kesiapan infrastruktur tambang terintegrasi yang telah beroperasi penuh, mulai dari akses jalan angkut (hauling) hingga pengembangan fasilitas pelabuhan (jetty).
"Sehingga kami sangat yakin apabila RKAB bisa kita dapatkan, RKAB menjadi mulus untuk kita, maka Karya Pacific Energy juga akan segera recover dengan baik," ujar Suryo.
Berdasarkan laporan keuangan per 30 Juni 2026, IATA mencatatkan penurunan pendapatan usaha sebesar 16,47 persen secara tahunan (year-on-year/yoy) menjadi USD33,38 juta dari sebelumnya USD39,97 juta pada Juni 2025.
Di saat yang sama, beban langsung naik 4,41 persen yoy menjadi USD21,26 juta, yang membuat laba bruto tercatat sebesar USD12,12 juta.
Meski mengalami koreksi pendapatan, IATA menorehkan keberhasilan efisiensi pada pos beban penjualan yang berhasil ditekan turun secara signifikan hingga 68,67 persen yoy menjadi USD2,32 juta.
Beban usaha tercatat meningkat 37,22 persen yoy menjadi USD2,90 juta dan beban keuangan naik 12,13 persen yoy menjadi USD2,69 juta.
Laporan keuangan semester I-2026 turut dipengaruhi oleh lonjakan kerugian selisih kurs bersih sebesar 402,83 persen yoy menjadi USD1,93 juta, dibanding posisi periode sama tahun sebelumnya yang sebesar USD383.520.
Kombinasi faktor teknis kuota dan beban kurs tersebut memicu penurunan laba bersih periode berjalan menjadi USD596.324 dari USD5,47 juta pada semester I-2025.
Sementara itu, laba bersih yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk tercatat sebesar USD961.035.
Dari sisi neraca, total aset IATA per 30 Juni 2026 terjaga di level USD233,19 juta, bergerak stabil dari posisi akhir Desember 2025 yang sebesar USD238,34 juta. Sementara posisi kas dan bank perseroan tercatat sebesar USD1,21 juta.
(Dhera Arizona)